Header Ads

Breaking News
recent

Pesona Wisata Kota Palu Sulawesi Tengah Keindahan Indonesia

Pesona Wisata Kota Palu ialah ibu kota provinsi Sulawesi tengah yang secara geografis terletak dibagian unsur utara wilayah ini. Kota yang jarang hujan ini dikenal sebagai di antara kota terkering di Indonesia dengan udara yang panas pada siang hari dan sejuk pada malam hari. Dalam sejarahnya, palu pernah diduduki tentara jepang dalam perang dunia ke-2. Pada lazimnya wisatawan singgah ke palu karena hendak trekking ke Taman Nasional Lore Rindu yang berada di unsur selatan palu atau tanjung karang yang sedang di utara.


Kantor pariwisata Pesona Wisata Palu di jalan raya Moili (21795) menyerahkan informasi dan menyediakan sekian banyak  brosur wisata dan peta kota palu. Wisatawan pun akan menemukan informasi yang bermanfaat mengenai Taman Nasional Lore Rindu di area Jl Tanjung Manimbayan. Tempat ini menerbitkan surat ijin untuk wisatawan yang bakal masuk ke taman nasional. Jika sedang di Palu mungkin kamu dapat mendatangi Museum Negri Provinsi Sulawesi Tengah yang menyimpan selama 7000 koleksi. Sebagian koleksi diatur dalam dua gedung pameran tetap dan beberapa lainnya tesimpan dalam gedung penyimpanan koleksi.

Pesona Wisata Banua Sou Raja
Dalam gedung pameran dapat disaksikan ragam kebudayaan dari 12 etnis laksana upacara daur hidup, penciptaan kain tenun donggala, meramu sagu dan dan penciptaan kain kulit kayu. Rumah tradisional Banua Sou Raja pun tempat yang butuh dikunjungi. Pesona Wisata Rumah Raja atau Sou Raja ini pun disebut Banua Mbaso yang berarti lokasi tinggal besar. Rumah berbentuk panggung ini adalahwarisan nenek moyang family bangsawan dari Suku Kaili. Di dalam Kota Palu, Sou Raja dapat ditemukan di Kampong Lere. Bangunan ini masih terawat baik dan tidak jarang dikunjungi sebagai objek wisata.

Dikampung ini pula ada makam Datuk Karamah. Yang adalahsaksi sejarah masuknya agama islam kesatu di Sulawesi tengah. Nama pribumi datuk karamah ialah Abdullah Raqie, seorang figur agama islam asal Minangkabau, Pesona Wisata Sumatera Barat. Sekitar abad 17 Abdullah Raqie mendarat di Palu guna menyebarkan agama islam dan dia diberi gelar sebab mempunyai kesaktian. Masyarakat mengaguminya lalu mendekap agama islam tergolong Raja Kabonena mempunyai nama I Pue Njidi. Datuk karamah menikah dengan Ince Jille dan mempunyai dua anak. Karena kesaktiannya tidak sedikit peziarah yang datang sambil mencungkil nazar.

Pesona Wisata Pantai Talise
Lokasi wisata pantai pun ada tidak jauh dari kota Palu, antara beda Pantai Taman Ria, Pantai Talise, Pantai Tumbelaka, Pantai Buluri, Pantai Mamboro, Pesona Wisata Pantai Talise yang menghampar dijalan raja moili dan cut mutia adalahobjek wisata bahari yang mempunyai panorama indah. Cocok guna olahraga selancar angin, dan sebagainya.

Di pantai ini pun pengunjung dapat merasakan terbenamnya matahari disela-sela Gunung Gawalise sambil menonton para nelayan menjala ikan. Gunung kawalise berjarak 34 km dari Palu adalahobjek wisata alam dan kebiasaan yang menarik. Di Gunung Gawalise terdapat Desa Dombu yang sedang di atas elevasi dan berhawa sejuk. Desa lainnya ialah Desa Matantimali, Desa Panasi Baja, Desa Bolobia dan Desa Rodingo. Pesona Wisata Desa-desa ini didiami oleh suku da’a satu-satunya etnis Suku Kaili yang mendiami wilayah pegunungan. Objek wisata lainnya yang menjadi tumpuan wisata Sulawesi tengah ialah Taman Nasional Lore Rindu, salah satu tempat perlindungan hayati Sulawesi. Letaknya selama 60 km unsur selatan kota palu dengan luas taman 217.91 hektar dan elevasi yang bervariasi antara 200-2610 meter diatas permukaan laut.

Taman nasional ini memiliki hewan dan tumbuhan endemic Sulawesi serta panorama alam yang menarik sebab terletak digaris Wallace yang adalahwilayah pergantian antara zona asia dan Australia. Taman ini terletak diselatan kabupaten Pesona Wisata Donggala dan unsur barat Kabupaten Poso yang menjadi wilayah tangkapan air untuk tiga sungai besar di Sulawesi tengah yakni Sungai Lariang, Sungai Gumbasa dan Sungai Palu. Kawasan taman nasional ini adalahhabitat mamalia pribumi terbesar di Sulawesi laksana anoa, babi rusa, rusa, kera hantu, kera kakaktonkea, kus-kus marsupial dan hewan pemakan daging civet hidup ditaman ini. Taman ini pun mempunyai sedikitnya lima jenis bajing dan 31 dari 38 jenis tikus yang ada.

Sedikitnya terdapat 55 jenis kelelawar dan lebih dari 230 jenis burung tergolong maleo, enggang, atau disebut pun rangkong atau burung Allo yang menjadi penghuni taman nasional ini. Ribuan serangga yang Pesona Wisata cantik dan berbentuk mengherankan juga dapat dijumpai disini, tergolong kupu-kupu dengan warna yang gampang kelihatan yang terbang disekitar jalan setapak atau di wilayah aliran sungai.

Kawasan taman nasional  pun menjadi lokasi hunian sebanyak pendduduk pribumi setempat dengan pakaian adat mereka yang berwarna-warni dan seringkali dipakai pada acara pengamalan acara adat. Daya tarik lainnya di taman nasional ini ialah benda-benda (relic) yang diciptakan oleh insan pra-sejarah dari zaman megalit yang menghuni distrik ini ribuan tahun yang lalu. Sejumlah relik dapat didatangi lembah Bada, Besoa, dan Napu.Pesona Wisata

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.